ads


Ngoprek Konten jadi Mudah

Kadang jadi guru susah-susah gampang kasih materi ke siswa. Dengan topik "A" yang mungkin abstrak atau bahkan yang sering ditemui sehari-hari saja susah disampaikan ke siswa. Mungkin selain susah disampaikan materi ini juga belum tentu diterima dengan baik oleh siswanya (hal yang paling memprihatinkan.

Kalau mau ditelisik, ada metode kuno mengutak-ngatik topik tertentu menjadi mudah penyampaiannya. Metode kuno ini mungkin terlupakan karena bermunculan metode canggih yang sekarang ada, misalnya dengan desain-desain pembelajaran terbaru. Tapi tidak ada salahnya Anda tengok sedikit metode kuno ini.

Mengutak-ngatik topik atau konten untuk mempermudah penentuan strategi pembelajaran atau bahkan mempermudah penyampaian bisa kita sebut dengan Analisis Konten. Analisis konten terkuno yang bisa dan mudah diaplikasikan adalah dengan tehnik kertas.
Tehnik kertas?
Iya. Anda hanya membutuhkan potongan-potongan kertas.
Untuk apa?
tuliskan semua yang terfikir oleh Anda ketika membayangkan topik A (misalnya Uang) pada potongan kertas yang sudah disiapkan.
Apa saja?
iya. Apa saja. Misalnya uang kertas, uang logam, mata uang, nilai uang, kelipatan uang, bahan dasar uang kertas, bahan dasar uang logam, dst.
Lalu?
coba kelompokkan sesuai dengan kedalaman materi yang Anda inginkan.

Saya mungkin akan mengelompokkan uang kertas dan uang logam karena mereka merupakan bentuk atau jenis uang. Tapi ketika akan mengkaji lebih dalam saya akan menambahkan bahan dasar menjadi salah satu kelompok topik jenis uang ini. Semakin banyak konten yang Anda temukan semakin kaya materi Anda. Semuanya bisa Anda atur dengan menyusun potongan kertas tersebut sehingga mempermudah Anda mengenali jenjang materi tersebut. Apakah materi tersebut ada yang lebih mudah disampaikan, atau semakin sulit disampaikan? Semuanya bisa Anda atur terlebih dahulu pada potongan kertas tersebut.

Semua hasil analisis konten ini kembali merujuk pada tujuan pembelajaran yang telah Anda tentukan sebelumnya. Tujuan pembelajaran inilah yang akan menjadi penentu seberapa banyak yang akan Anda sampaikan di kelas, dan seberapa dalam materi tersebut dibahas.

Analisis konten merupakan keterampilan. Semakin sering Anda menggunakan atau mengaplikasikannya, semakin ahli Anda menganalisis. Bagi saya ini teknologi, ketika saya menggunakannya, dan dapat meningkatkan performa saya dalam mengajar. Saya selalu mencobanya, bagaimana dengan Anda?

0 komentar:

Post a Comment

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More